KOMPAS.com — Dunia teknologi dan internet berkembang sangat pesat di dunia, tak terkecuali Indonesia. Imbasnya, jumlah pengguna internet saat ini semakin besar dan bertambah terus setiap harinya.
"Dari 245 juta penduduk Indonesia, pengguna internet di Indonesia mencapai 55 juta orang," ungkap Budi, seperti dikutip dari Antara.
Hal ini dikemukan oleh Dirjen Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika (SDPP) Kemenkominfo Budi Setiawan.
Angka 55 juta pengguna ini berdasarkan data Desember 2011, berarti saat ini tentu jumlah sudah jauh di atas angka tersebut.
Jumlah pengguna internet di Indonesia menguasai Asia sebesar 22,4 persen, setelah Jepang. Budi menyebutkan, Indonesia merupakan negara peringkat ketiga di Asia untuk jumlah pengguna internet.
Sementara itu, ujar dia, berdasarkan penelitian Nielsen, Indonesia juga masuk sebagai pengguna perangkat mobile tertinggi sebanyak 48 persen, diikuti oleh Thailand dan Singapura.
Bahkan dari segi usia, lanjutnya, semakin banyak pengguna internet merupakan anak muda.
"Mulai dari usia 15-20 tahun dan 10-14 tahun meningkat signifikan," ujar dia.
Ia juga menambahkan, Indonesia menjadi pangsa pasar terbesar untuk teknologi informasi komunikasi (TIK), sistem operasi, gaming, dan hardware (tablet, PC, dan laptop).
Berdasarkan data Kominfo April 2012, jumlah pengguna jejaring sosial di Indonesia juga besar.
Setidaknya tercatat sebanyak 44,6 juta pengguna Facebook dan sebanyak 19,5 juta pengguna Twitter di Indonesia.
"Indonesia menjadi negara kelima terbesar pengguna Twitter di bawah Inggris dan negara besar lainnya," ujar dia.
Selasa, 29 Januari 2013
Pengguna Twitter Mendapat Rangking 5!!!
Jakarta, GATRAnews - Direktur Jenderal Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika (SDPP) Kementerian Komunikasi dan Informatika Budi Setiawan menyatakan perkembangan dunia teknologi berkembang sangat pesat di dunia tak terkecuali Indonesia dengan mencapai peringkat ketiga di Asia untuk jumlah pengguna internet. Tercatat sebanyak 44,6 juta pengguna Facebook dan sebanyak 19,5 juta pengguna Twitter di Indonesia. "Indonesia menjadi negara kelima terbesar pengguna Twitter di bawah Inggris dan negara besar lainnya," ujarnya. "Dari 245 juta penduduk Indonesia, pengguna internet di Indonesia mencapai 55 juta orang," Budi, menambahkkan.Antara melaporkan, sejak data terakhir pada Desember 2011, tercatat jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai 55 juta orang atau menguasai Asia sebesar 22,4% setelah Jepang. Sementara itu, lanjutnya, Berdasarkan penelitian Nielsen, Indonesia juga masuk sebagai pengguna perangkat mobile tertinggi sebanyak 48%, diikuti oleh Thailand dan Singapura. Bahkan dari segi usia, menurut Budi, semakin banyak pengguna internet merupakan anak muda. "Mulai dari usia 15-20 tahun dan 10-14 tahun meningkat signifikan," ujar dia.Budi juga menambahkan, Indonesia menjadi pangsa pasar terbesar untuk teknologi informasi komunikasi, OS, gaming, dan hardware (Tablet, PC, dan Netbook). Berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Informatika April 2012, jumlah pengguna jejaring sosial di Indonesia juga besar.
Sabtu, 26 Januari 2013
Kau harusnya memilih aku
Kekasihmu tak mencintai dirimu sepenuh hati
Dia selalu pergi meninggalkan kau sendiri
Mengapa kau mempertahankan cinta pedih menyakitkan
Kau masih saja membutuhkan dia
Kau harusnya memilih aku
Yang lebih mampu menyayangimu, berada di sampingmu
Kau harusnya memilih aku
Tinggalkan dia, lupakan dia, datanglah kepadaku
Dia selalu pergi meninggalkan kau sendiri
Mengapa kau mempertahankan cinta pedih menyakitkan
Kau masih saja membutuhkan dia
Kau harusnya memilih aku
Yang lebih mampu menyayangimu, berada di sampingmu
Kau harusnya memilih aku
Tinggalkan dia, lupakan dia, datanglah kepadaku
Kau tak pantas tuk disakiti
Kau pantas tuk dicintai
Bodohnya dia yang meninggalkanmu
Demi cinta yang tak pasti
Kau pantas tuk dicintai
Bodohnya dia yang meninggalkanmu
Demi cinta yang tak pasti
Kau harusnya memilih aku
Tinggalkan dia, lupakan dia, datanglah kepadaku
Tinggalkan dia, lupakan dia, datanglah kepadaku
Say Goodbye
Cinta berubah tak lagi indah
Rindu menjelma terasa resah
Saat kita harus berpisah
Pedih luka di hati, sedih sendiri
Menangis jiwaku, jatuh air mataku
Selamat tinggal.
Goodbye
Say hello untuk kamu.
Mellow
Selamat tinggal.
Goodbye
Pergilah and let me go.
Kaki melangkah tak lagi sama
Nafas asmara seakan hampa
Saat kita harus kecewa
Pedih luka di hati
Jatuh air mataku
Diserang rasa tak bisa ku halau, kata orang itu namanya galau
Waktu berputar seakan salah, please welcome wahai mellow
Berkecamuk dalam sanubari, seakan tak sanggup aku berdiri
Sepi menahan tangis sendiri, miris terasa menemani
Cinta janganlah pergi
Sepi hatiku di saat sendiri
Detik jam dinding yang s'lalu temani
Saat kamu tak ada, resah aku sendiri
Tanpamu .. tanpa kamu ..
Sedih hatiku mengingatmu pergi
Dan rasa pahitnya ku telan sendiri
Saat kamu pergi, tinggalkan kisah sedih
Ku tak mau kehilangan kamu
Cinta janganlah pergi
Sudahi semua kisah yang sedih
Aku pasti bisa bahagiakanmu
Karnaku tak punya cinta yang lain
Sayang coba kau ingat
Saat kau peluk aku semua terasa sempurna
Indahnya memilikimu
Cintaimu ..
Minggu, 13 Januari 2013
Waktu...
Waktu bagaikan hal yang paling kejam yang pernah ada sepanjang peradaban hidup manusia.
dia bisa berajalan begitu saja.
tak peduli kita sedih maupun senang.
dan dia bisa memberi kita sebuah hari baru yang bisa jadi merupakan hari terakhir.
kita melihat orang-orang yang kita sayangi atau dia juga membawa pergi segala hal yang sedang kita nikmati.
Waktu telah buat aku tidak bisa melihat perubahan dan karna waktu juga, aku lupa akan sesuatu yang bersifat "lama" tadi!
Dan waktu cuma bisa nemuin dimana letak perasaan dan pengungkapan rasa tsb.
pada seseorang yang disayangi I Dont Know But I'm Waiting It!
menunggu waktu yang tepat buat ungakapin persaan itu.
dan aku juga enggak ngerti kapan waktu mau kasih aku kesempatan hingga ku setia menunggu dan menanti Waktu Yang Tepat untuk persaan itu,,
Cinta
dia bisa berajalan begitu saja.
tak peduli kita sedih maupun senang.
dan dia bisa memberi kita sebuah hari baru yang bisa jadi merupakan hari terakhir.
kita melihat orang-orang yang kita sayangi atau dia juga membawa pergi segala hal yang sedang kita nikmati.
Waktu telah buat aku tidak bisa melihat perubahan dan karna waktu juga, aku lupa akan sesuatu yang bersifat "lama" tadi!
Dan waktu cuma bisa nemuin dimana letak perasaan dan pengungkapan rasa tsb.
pada seseorang yang disayangi I Dont Know But I'm Waiting It!
menunggu waktu yang tepat buat ungakapin persaan itu.
dan aku juga enggak ngerti kapan waktu mau kasih aku kesempatan hingga ku setia menunggu dan menanti Waktu Yang Tepat untuk persaan itu,,
Cinta
Sabtu, 12 Januari 2013
Akui (aku)
Biar saja semua mata melihat...
Takkan ku lepaskan pelukanku
Biar tahu ada apa dengan kita
Buka saja segala rahasia
Biarpun ramai aku tak peduli
Biar mereka tahu semuanya
Bila kau cinta akuilah aku
Biar tahu ada apa dengan kita
Buka saja segala rahasia
Biarpun ramai aku tak peduli
Biar mereka tahu semuanya
Bila kau cinta akuilah aku
Akuilah aku...
Kita bilang cinta ini milik kita
Tapi mengapa tetap rahasia
Ku tahan ku tahan tak banyak yang aku mau
Cuma ingin kau banggakan aku
Tapi mengapa tetap rahasia
Ku tahan ku tahan tak banyak yang aku mau
Cuma ingin kau banggakan aku
Takkan lepas pelukan
Sebelum kamu mau kenalkan ku pada
Mereka semua dunia semesta bahwa aku cintamu
Sebelum kamu mau kenalkan ku pada
Mereka semua dunia semesta bahwa aku cintamu
Jangan Berhenti
Hari kian begulir
Makin dekat dirimu di hatiku
Meskipun tak terucapkan
Ku merasakan dalamnya cintamu
Makin dekat dirimu di hatiku
Meskipun tak terucapkan
Ku merasakan dalamnya cintamu
Jangan berhenti mencintaiku
Meski mentari berhenti bersinar
Jangan berubah sedikitpun
Di dalam cintamu ku temukan bahagia
Meski mentari berhenti bersinar
Jangan berubah sedikitpun
Di dalam cintamu ku temukan bahagia
Jalan mungkin berliku
Takkan lelah bila di sampingmu
Semakin ku mengenalmu
Jelas terlihat pintu masa depan
Takkan lelah bila di sampingmu
Semakin ku mengenalmu
Jelas terlihat pintu masa depan
Semoga tiada berhenti
Bersemi selamanya
Bersemi selamanya
Jumat, 11 Januari 2013
Balon...
aku cuman pengen,, esoknya.. kamu dapet yang terbaik.
dan biarkan aku meniup karbon dioksida dalam lambung sangkar lentur.
balon yang berisi penuh sesak dan kekecewaan akan kuterbangkan dalam asaku.
masih terasa sesak jika aku mengingat nafas yang dulu masih sempat bersamamu.
dibalik punggung aku tersenyum saat waktu memberikan aku bersamamu.
walau itu tidak sampai 3600 detik.
tapi aku senang. tapi itu DULU.
sekarang, saat nya aku untuk melepas semua dengan bebanku.
mendam rasa yang tak kunjung terucap. itu AKU.
dan biarkan aku meniup karbon dioksida dalam lambung sangkar lentur.
balon yang berisi penuh sesak dan kekecewaan akan kuterbangkan dalam asaku.
masih terasa sesak jika aku mengingat nafas yang dulu masih sempat bersamamu.
dibalik punggung aku tersenyum saat waktu memberikan aku bersamamu.
walau itu tidak sampai 3600 detik.
tapi aku senang. tapi itu DULU.
sekarang, saat nya aku untuk melepas semua dengan bebanku.
mendam rasa yang tak kunjung terucap. itu AKU.
Kamis, 10 Januari 2013
I want to be
Bacharuddin Jusuf Habibie (lahir di Parepare, Sulawesi Selatan, 25 Juni 1936; umur 76 tahun) adalah Presiden Republik Indonesia yang ketiga. Ia menggantikan Soeharto yang mengundurkan diri dari jabatan presiden pada tanggal 21 Mei 1998. Jabatannya digantikan oleh Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang terpilih sebagai presiden pada 20 Oktober 1999 oleh MPR hasil Pemilu 1999. Dengan menjabat selama 2 bulan dan 7 hari sebagai wakil presiden, dan 1 tahun dan 5 bulan sebagai presiden, Habibie merupakan Wakil Presiden dan juga Presiden Indonesia dengan masa jabatan terpendek.
Habibie merupakan anak keempat dari delapan bersaudara, pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie dan R.A. Tuti Marini Puspowardojo. Alwi Abdul Jalil Habibie lahir pada tanggal 17 Agustus 1908 di Gorontalo dan R.A. Tuti Marini Puspowardojo lahir di Yogyakarta 10 November 1911. Ibunda R.A. Tuti Marini Puspowardojo adalah anak seorang spesialis mata di Yogya, dan ayahnya yang bernama Puspowardjojo bertugas sebagai pemilik sekolah. B.J. Habibie adalah salah satu anak dari tujuh orang bersaudara.[1]
B.J. Habibie menikah dengan Hasri Ainun Besari pada tanggal 12 Mei 1962, dan dikaruniai dua orang putra, yaitu Ilham Akbar dan Thareq Kemal.[2]
Sebelumnya ia pernah berilmu di SMAK Dago.[3] Ia belajar teknik mesin di Institut Teknologi Bandung tahun 1954. Pada 1955-1965 ia melanjutkan studi teknik penerbangan, spesialisasi konstruksi pesawat terbang, di RWTH Aachen, Jerman Barat, menerima gelardiplom ingineur pada 1960 dan gelar doktor ingineur pada 1965 dengan predikat summa cum laude.
Habibie pernah bekerja di Messerschmitt-Bölkow-Blohm, sebuah perusahaan penerbangan yang berpusat di Hamburg, Jerman, sehingga mencapai puncak karier sebagai seorang wakil presiden bidang teknologi. Pada tahun 1973, ia kembali ke Indonesia atas permintaan mantan presiden Suharto.
Ia kemudian menjabat sebagai Menteri Negara Riset dan Teknologi sejak tahun 1978 sampai Maret 1998. Sebelum menjabat Presiden (21 Mei 1998 - 20 Oktober 1999), B.J. Habibie adalah Wakil Presiden (14 Maret 1998 - 21 Mei 1998) dalam Kabinet Pembangunan VII di bawah Presiden Soeharto.
Ia diangkat menjadi ketua umum ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia), pada masa jabatannya sebagai menteri.
Karya Habibie
- Proceedings of the International Symposium on Aeronautical Science and Technology of Indonesia / B. J. Habibie; B. Laschka [Editors]. Indonesian Aeronautical and Astronautical Institute; Deutsche Gesellschaft für Luft- und Raumfahrt 1986
- Eine Berechnungsmethode zum Voraussagen des Fortschritts von Rissen unter beliebigen Belastungen und Vergleiche mit entsprechenden Versuchsergebnissen, Presentasi pada Simposium DGLR di Baden-Baden,11-13 Oktober 1971
- Beitrag zur Temperaturbeanspruchung der orthotropen Kragscheibe, Disertasi diRWTH Aachen, 1965
- Sophisticated technologies : taking root in developing countries, International journal of technology management : IJTM. - Geneva-Aeroport : Inderscience Enterprises Ltd, 1990
- Einführung in die finite Elementen Methode,Teil 1, Hamburger Flugzeugbau GmbH, 1968
- Entwicklung eines Verfahrens zur Bestimmung des Rißfortschritts in Schalenstrukturen, Hamburger Flugzeugbau GmbH, Messerschmitt-Bölkow-Blohm GmbH, 1970
- Entwicklung eines Berechnungsverfahrens zur Bestimmung der Rißfortschrittsgeschwindigkeit an Schalenstrukturen aus A1-Legierungen und Titanium, Hamburger Flugzeugbau GmbH, Messerschmitt-Bölkow-Blohm GmbH, 1969
- Detik-detik Yang Menentukan - Jalan Panjang Indonesia Menuju Demokrasi, 2006 (memoir mengenai peristiwa tahun 1998)
- Habibie dan Ainun, The Habibie Center Mandiri, 2009 (memoir tentang Ainun Habibie
Langganan:
Komentar (Atom)





